Day 27: Beberapa Orang Memang Hanya Sementara
20260127
Ada hubungan yang tidak berakhir dengan pertengkaran, tidak berakhir bermusuhan, tidak berakhir buruk, namun pergi juga. Ia perlahan menjauh, ritmenya berubah, lalu suatu hari kita sadar: perannya di hidup kita tidak lagi sama. Bukan karena salah siapa-siapa, hanya karena arah yang sudah berbeda.
Kabar buruknya, menerima bahwa beberapa orang hanya sementara itu tidak mudah. Ada kenangan yang terlanjur melekat, ada kebiasaan yang sulit dilepas, dan ada rasa kehilangan meski tidak ada yang benar-benar pergi secara resmi. Kita sering menyalahkan diri sendiri, bertanya-tanya apa yang kurang atau apa yang berubah.
Namun, kabar baiknya, tidak semua yang sementara datang untuk menyakiti. Sebagian hadir untuk menemani satu fase, mengajarkan satu pelajaran, lalu pergi sebelum kita terlalu lama bergantung. Melepaskan tanpa membenci adalah bentuk kedewasaan yang sunyi, tapi menenangkan.
Kita tidak perlu menghapus peran mereka agar bisa melanjutkan hidup. Cukup mengakui bahwa pernah ada, pernah berarti, dan kini waktunya berbeda. Hubungan yang selesai bukan berarti gagal, alias hanya selesai pada waktunya. Semua ada masanya, semua ada waktunya.
Mungkin itu kabar buruk jika beberapa orang hanya hadir sementara. Tapi kabar baiknya, kita belajar merelakan tanpa harus membenci itu.
So, good luck and have a nice day!
Diposting olehMario Andaru
Warga sipil yang kebetulan suka ghibahin perekonomian Indonesia.

0 Komentar