Day 24: Boleh Capek, Tidak Harus Menyerah
#30HariBercerita
20260124
Halo, semuanya!
Ada hari-hari ketika tubuh bangun, tapi semangat tertinggal entah di mana. Kita menjalani rutinitas dengan autopilot, menyelesaikan yang perlu tanpa banyak rasa. Bukan karena tidak peduli, tapi karena energi sedang menipis. Dan di fase ini, capek sering disalahartikan sebagai tanda gagal.
Kabar buruknya, kelelahan bisa membuat kita ingin berhenti sepenuhnya. Kita mulai mempertanyakan semua usaha, seolah satu fase lelah cukup untuk menghapus seluruh perjalanan. Padahal yang kita butuhkan sering kali bukan berhenti, tapi jeda.
Namun, kabar baiknya, capek adalah sinyal, bukan vonis. Ia mengingatkan bahwa kita sudah berusaha cukup lama dan butuh waktu untuk memulihkan diri. Berhenti sebentar bukan berarti mundur; itu cara agar langkah selanjutnya tidak goyah.
Kita tidak harus kuat setiap hari. Ada hari untuk berlari, ada hari untuk duduk dan bernapas. Selama kita tidak menyerah pada diri sendiri, lelah hanyalah bagian dari perjalanan.
Mungkin itu kabar buruk jika kita merasa sangat capek. Tapi kabar baiknya, kita boleh istirahat tanpa harus menyerah.
So, good luck and have a nice day!

0 Komentar